Senin, 04 Mei 2015

Instalasi Sistem Operasi dan Aplikasi Instalasi Sistem Operasi TIKKJ071 B7B8

Instalasi Sistem Operasi dan AplikasiInstalasi Sistem OperasiTIKKJ071 B7B8HalI-157 24 01 BTDepartemen : Teknologi InformasiDibuat oleh:YamtaTanggal :02.05.2012Program Keahlian :Teknik Komputer & InformatikaBidang Keahlian :Teknologi Informasi & KomunikasiLevel :LanjutRev.Tanggal :20.04.2015Materi DiklatBAB I Menjelaskan Langkah-Langkah Instalasi Sistem Operasi BerbasisGraphical User Interface (GUI).Tujuan Diklat Setelah selesai Pelatihan ini, diharapkan peserta dapat : 1. Menjelaskan tentang Fungsi dari Sistem Operasi. 2. Menjelaskan Struktur Sistem Operasi. 3. Menjelaskan tentang Distro Linux. 4. Menjelaskan tentang Repository Linux. 5. Menjelaskan tentang Metode Instalasi Sistem Operasi. 6. Menjelaskan langkah-langkah instalasi Sistem Operasi berbasis Graphical userInterface (GUI).Waktu Diklat Diklat ini direncanakan selama 5 jam Pelajaran.Materi Diklat Materi diklat ini terdiri dari beberapa sub pokok bahasan seperti halaman berikut ini.Instalasi Sistem Operasi dan AplikasiInstalasi Sistem OperasiTIKKJ071 B7B8HalI-257 24 01 BTDepartemen : Teknologi InformasiDibuat oleh:YamtaTanggal :02.05.2012Program Keahlian :Teknik Komputer & InformatikaBidang Keahlian :Teknologi Informasi & KomunikasiLevel :LanjutRev.Tanggal :20.04.2015 Sebelum memulai proses Installasi Sistem Operasi (SO) / Operating System (OS) /Betriebssystem maka akan dijelaskan sekilas pengenalan tentang Sistem Operasi, GNU/Linux, Distro Linux yang beredar di pasaran dan Repository pada Linux.1.1. Pengenalan Sistem Operasi Sistem Operasi adalah perangkat lunak sistem yang bertugas untuk melakukan kontrol dan manajemen perangkat keras serta operasi-operasi dasar sistem, termasuk menjalankan software aplikasi seperti program-program pengolah kata dan browser web. Sistem operasi merupakan penghubung antara pengguna komputer dengan perangkat keras komputer. Pengertian sistem operasi secara umum adalah suatu pengelola seluruh sumber daya yang terdapat pada sistem komputer dan menyediakan sekumpulan layanan untuk memudahkan dan memberi kenyamanan dalam penggunaan dan pemanfaatan sumber daya sistem komputer. Dengan demikian secara umum dapat digambarkan sebagai berikut : Gambar 1.1. Hubungan antara Hardware, Kernel, Shell dan User [1] Ketika komputer dihidupkan pertama kali (powered on), maka komputer tersebut akan memanggil sistim operasi dari hard disk melalui RAM. Bagian dari sistem operasi yang berinteraksi langsung dengan perangkat keras komputer, disebut dengan kernel.Instalasi Sistem Operasi dan AplikasiInstalasi Sistem OperasiTIKKJ071 B7B8HalI-357 24 01 BTDepartemen : Teknologi InformasiDibuat oleh:YamtaTanggal :02.05.2012Program Keahlian :Teknik Komputer & InformatikaBidang Keahlian :Teknologi Informasi & KomunikasiLevel :LanjutRev.Tanggal :20.04.2015 Sedangkan bagian dari interface yang menghubungkan antara aplikasi dengan user, disebut dengan shell. User dapat berinteraksi dengan sheel menggunakan mode text, yang sering disebut dengan command line interface (CLI) atau mode grafis, disebut dengan graphical user interface (GUI). Secara struktur atau urutan, hubungan antara Hardware, Sistem Operasi (Betriebssystem), Software Aplikasi (Anwendung) dan Pengguna (Benutzer) dapat digambarkan seperti berikut ini. Gambar 1.2. Hubungan antara Hardware, Sistem Operasi, Aplikasi dan User [2] Sistem operasi jaringan atau sistem operasi komputer yang dipakai sebagai server dalam jaringan komputer hampir mirip dengan system operasi komputer stand alone, bedanya hanya pada sistem operasi jaringan, salah satu komputer harus bertindak sebagai server bagi komputer lainnya. Sistem operasi dalam jaringan disamping berfungsi untuk mengelola sumber daya dirinya sendiri juga untuk mengelola sumber daya komputer lain yang tergabung dalam suatu jaringan komputer.Instalasi Sistem Operasi dan AplikasiInstalasi Sistem OperasiTIKKJ071 B7B8HalI-457 24 01 BTDepartemen : Teknologi InformasiDibuat oleh:YamtaTanggal :02.05.2012Program Keahlian :Teknik Komputer & InformatikaBidang Keahlian :Teknologi Informasi & KomunikasiLevel :LanjutRev.Tanggal :20.04.20151.2. Sistem Operasi Linux Sistem Operasi Linux merupakan jenis sistem operasi komputer yang dikembangkan oleh komunitas. Dalam sistem Operasi Linux kita mengenal beberapa istilah diantaranya Distro dan Repository, yang akan dijelaskan berikut ini.1.2.1. GNU Linux GNU/Linux adalah sebuah sistem operasi yang diciptakan oleh Linus Benedict Torvalds seorang mahasiswa Universitas Helsinki Finlandia di tahun 1991. Proyek GNU ini diluncurkan pada tahun 1984 untuk mengembangkan sebuah sistem operasi lengkap mirip UNIX berbasis perangkat lunak bebas, yaitu sistem GNU (GNU merupakan akronim berulang dari “GNU’s Not Unix”; GNU dilafalkan dengan “genyu”). Nama itu dipilih karena rancangannya mirip Unix, tetapi berbeda dari UNIX, GNU tidak mengandung kode-kode UNIX. Pengembangan GNU dimulakan oleh Richard Stallman dan merupakan fokus asli Free Software Foundation (FSF). Varian dari sistem operasi GNU, yang menggunakan kernel Linux, dewasa ini telah digunakan secara meluas.Walaupun sistem ini sering dirujuk sebagai “Linux”, sebetulnya lebih tepat jika disebut sistem GNU/Linux. Ada salah satu fitur atau kemampuan yang sangat menarik dari GNU/Linux yang belum ada pada sistem operasi populer lainnya, yaitu menjalankan sistem operasi dan aplikasi lengkap tanpa menginstalnya di hard disk. Dengan cara ini dengan mudah kita dapat menggunakan GNU/Linux di komputer orang lain karena tak perlu menginstalnya (tak perlu mengutak-atik hard disk dan partisinya). Sejarah sistem operasi Linux berkaitan erat dengan proyek GNU, proyek program bebas freeware terkenal diketuai oleh Richard Stallman. Proyek GNU diawali pada tahun 1983 untuk membuat sistem operasi seperti Unix lengkap dengan kompiler, utiliti aplikasi, utiliti pembuatan dan seterusnya, diciptakan sepenuhnya dengan perangkat lunak bebas. Pada tahun 1991 , pada saat versi pertama kerangka Linux ditulis, proyek GNU telah menghasilkan hampir semua komponen sistem ini kecuali kernel. Torvalds dan pembuat kernel seperti Linux menyesuaikan kernel mereka supaya dapat berfungsi dengan komponen GNU, dan seterusnya mengeluarkan Sistem operasi yang cukup berfungsi. Oleh karena itu, Linux melengkapi ruang terakhir dalam rancangan GNU.Instalasi Sistem Operasi dan AplikasiInstalasi Sistem OperasiTIKKJ071 B7B8HalI-557 24 01 BTDepartemen : Teknologi InformasiDibuat oleh:YamtaTanggal :02.05.2012Program Keahlian :Teknik Komputer & InformatikaBidang Keahlian :Teknologi Informasi & KomunikasiLevel :LanjutRev.Tanggal :20.04.20151.2.2. Distro Linux Distribusi Linux (Distro Linux) adalah sebutan untuk sistem operasi komputer dan aplikasinya, merupakan keluarga Unix yang menggunakan kernel Linux. Distribusi Linux dapat berupa perangkat lunak bebas dan bisa juga berupa perangkat lunak komersial seperti Red Hat Enterprise, SuSE, dan lain-lain. Ada banyak distribusi atau distro Linux yang telah muncul. Beberapa bertahan dan besar, bahkan sampai menghasilkan distro turunan, contohnya Distro Debian GNU/Linux. Distro ini telah menghasilkan puluhan distro anak, antara lain Ubuntu, Knoppix, Xandros, DSL, dan sebagainya. Berikut ini digambarkan beberapa contoh Distro Linux yan beredar di pasaran. Gambar 1.3 Beberapa contoh Distro Sistem Operasi Linux Untuk mendapatkan distro linux, anda dapat mengunduh langsung dari situs distributor distro bersangkutan, atau membelinya dari penjual lokal. Beberapa distro Linux Live CD yang banyak dipakai antara lain Knoppix, SUSE Live Eval, Mandrake Move, Gentoo Live CD, Slackware Live CD dan lain-lain. Meskipun bentuknya Live CD, tetapi distro tersebut memiliki fungsi yang sama dengan distro-distro terinstal. Di dalam CD tersebut, sudah terdapat paket-paket umum yang biasa kita jumpai di distro Linux besar, seperti: OpenOffice, KOffice, XMMS, GIMP, Konqueror, dan sebagainya. Namun ada beberapa pengecualian, yaitu beberapa paket yang memang sangat besarInstalasi Sistem Operasi dan AplikasiInstalasi Sistem OperasiTIKKJ071 B7B8HalI-657 24 01 BTDepartemen : Teknologi InformasiDibuat oleh:YamtaTanggal :02.05.2012Program Keahlian :Teknik Komputer & InformatikaBidang Keahlian :Teknologi Informasi & KomunikasiLevel :LanjutRev.Tanggal :20.04.2015 dan kiranya tidaklah umum digunakan oleh home user, mengingat kapasitas CD yang terbatas, yaitu sekitar 700MB. Kepraktisan itu ada batasnya karena selama operasionalnya, Linux Live CD tidak mempunyai sebuah tempat khusus di dalam harddisk. Linux Live CD hanya memiliki tempat di memori utama (RAM), sehingga setelah di-restart, semua isi RAM akan dikosongkan dan Linux Live CD harus melakukan inisialisasi ulang untuk mendeteksi semua perangkat keras yang dimiliki oleh user. Selain itu, kinerja dari Linux Live CD sendiri juga tidak bisa maksimal, karena kecepatan komputer untuk mengakses CDROM jauh lebih lambat dibandingkan dengan kecepatan mengakses harddisk.1.2.3. Repository Repository merupakan sekumpulan paket-paket aplikasi atau program untuk sebuah sistem operasi (red : Linux) yang digunakan untuk menunjang kinerja dari sebuah aplikasi, program, dan sebagainya yang didapatkan dari Server Mirror atau CD/DVD atau media penyimpanan lainnya. Dengan kata lain, repository adalah paket-paket khusus untuk sebuah sistem operasi yang kemudian paket-paket tersebut diinstal untuk mendapatkan kinerja lebih baik dari sebuah sistem operasi. Repositori mungkin hanya untuk program-program tertentu, seperti CPAN untuk bahasa pemrograman Perl, atau untuk seluruh sistem operasi. Operator repositori tersebut biasanya menyediakan sebuah sistem manajemen paket, alat-alat yang dimaksudkan untuk mencari, menginstal dan sebaliknya memanipulasi paket perangkat lunak dari repositori. Sebagai contoh, banyak distribusi Linux menggunakan Advanced Packaging Tool(APT) yang umumnya ditemukan di distro berbasis Debian, atau yum yang biasa ditemukan di distro berbasis Red Hat. Ada juga beberapa sistem manajemen paket independen, seperti Pacman, digunakan dalam Arch Linux dan equo, ditemukan diSabayon Linux.Instalasi Sistem Operasi dan AplikasiInstalasi Sistem OperasiTIKKJ071 B7B8HalI-757 24 01 BTDepartemen : Teknologi InformasiDibuat oleh:YamtaTanggal :02.05.2012Program Keahlian :Teknik Komputer & InformatikaBidang Keahlian :Teknologi Informasi & KomunikasiLevel :LanjutRev.Tanggal :20.04.20151.3. Metode Instalasi Pada Sistem Operasi Sistem Operasi dapat diinstall di dalam suatu partisi hardisk tertentu. Dalam metode instalasi sistem operasi terdapat empat metode yang sering dilakukan, yaitu :1.3.1. Metode Clean Install Metode clean install merupakan suatu metode untuk menginstalasi sistem operasi yang baru dimana sebelumnya pada suatu komputer belum terdapat sistem operasinya. Dalam metode ini sistem operasi akan menghapus semua data yang ada dalam partisi harddisk yang digunakan untuk menginstall sistem operasi tersebut. Mode clean Install ditunjukkan seperti berikut ini : Gambar 1.5. Model Clean Install Pada komputer yang baru metode clean instal ini sangat cocok untuk digunakan. Clean install juga sering digunakan ketika pada komputer terdapat beberapa software yang hilang (corruption).Instalasi Sistem Operasi dan AplikasiInstalasi Sistem OperasiTIKKJ071 B7B8HalI-857 24 01 BTDepartemen : Teknologi InformasiDibuat oleh:YamtaTanggal :02.05.2012Program Keahlian :Teknik Komputer & InformatikaBidang Keahlian :Teknologi Informasi & KomunikasiLevel :LanjutRev.Tanggal :20.04.20151.3.2. Metode Upgrade Metode upgrade digunakan ketika kita akan memperbaharui sistem operasi yang ada pada komputer dengan diganti sistem operasi yang baru, misalkan dari Windows XP ke Windows 7 atau Fedora 11 ke Fedora 12 atau lainnya. Contoh Upgrade dari Fedora 11 ke Fedora 12 ditunjukkan seperti gambar berikut ini. Gambar 1.6. Upgrade Fedora 11 ke Fedora 12 Dalam metode Upgrade, tidak semua file diganti, tetapi hanya beberapa yang telah mengalami perubahan saja.1.3.3. Metode Multi Boot Dalam sebuah komputer dimungkinkan untuk menginstal lebih dari satu sistem operasi. Setiap sistem operasi ditempatkan pada partisi yang berbeda agar dapat mengkonfigurasi dirinya sendiri berkaitan dengan sistem file dan setting konfigurasinya. Pada saat pertamakali komputer dijalankan, maka akan muncul menu pilihan sistem operasi mana yang akan dijalankan. Hanya satu sistem operasi yang dapat berjalan pada waktu yang bersamaan dan sistem opersi tersebut dapat mengontrol hardware secara penuh.Instalasi Sistem Operasi dan AplikasiInstalasi Sistem OperasiTIKKJ071 B7B8HalI-957 24 01 BTDepartemen : Teknologi InformasiDibuat oleh:YamtaTanggal :02.05.2012Program Keahlian :Teknik Komputer & InformatikaBidang Keahlian :Teknologi Informasi & KomunikasiLevel :LanjutRev.Tanggal :20.04.2015 Contoh tampilan untuk mengkonfigurasi dari sistem Multiboot adalah sebagai berikut : Gambar 1.11.3.4. Metode Virtualization Virtualisasi merupakan suatu cara yang sering di-deployd pada server. Dengan sistem virtualisasi ini dimungkinkan lebih dari satu sistem operasi diinstal pada sebuah hardware/komputer serta lebih dari satu sistem operasi dapat berjalan padanya pada waktu yang bersamaan. Blok diagram sistem Virtualisasi dapat digambarkan seperti berikut ini : Gambar 1.7. Struktur dari Mesin VirtualInstalasi Sistem Operasi dan AplikasiInstalasi Sistem OperasiTIKKJ071 B7B8HalI-1057 24 01 BTDepartemen : Teknologi InformasiDibuat oleh:YamtaTanggal :02.05.2012Program Keahlian :Teknik Komputer & InformatikaBidang Keahlian :Teknologi Informasi & KomunikasiLevel :LanjutRev.Tanggal :20.04.2015 Tiga alasan utama dikembangkannya sistem virtualisasi adalah : mereduksi harga(cost), menghemat infrastruktur dan administrator serta meningkatkan utilitas server. Alasan lain dengan dikembangkannya virtualisasi seperti ditunjukkan pada gambar grafik berikut ini. Gambar 1.8. Beberapa motivator dikembangkannya virtualisasi Beberapa contoh software virtual machine yang sering digunakan adalah VMWare, Virtual Box dan Microsoft Virtual PC. VMWare diproduksi oleh perusahaan VMWare coorporation dengan alamat websitenya http://www.vmware.com/virtualization, untuk VirtualBox yang diproduksi oleh perusahaan Oracle, dapat didownload pada alamathttps://www.virtualbox.org/wiki/Downloads, sedangkan untuk Microsoft Virtual PC dapat didownload pada alamat https://www.virtualbox.org/wiki/Linux_Downloads.Instalasi Sistem Operasi dan AplikasiInstalasi Sistem OperasiTIKKJ071 B7B8Hal
I-11
57 24 01 BT
Departemen :
Teknologi Informasi
Dibuat oleh:
Yamta
Tanggal :
02.05.2012
Program Keahlian :
Teknik Komputer & Informatika
Bidang Keahlian :
Teknologi Informasi & Komunikasi
Level :
Lanjut
Rev.Tanggal :
20.04.2015 Contoh tampilan dari VMWare yang diinstall sistem operasi debian, adalah seperti berikut ini : Gambar 1.9. Tampilan dari VMWare yang diinstal beberapa sistem operasi Software lain yang dapat digunakan untuk kebutuhan virtualisasi adalah VirtualBox. VirtualBox merupakan salah satu software virtual mesin yang dikeluarkan oleh Oracle. VirtualBox dapat berjalan pada suatu PC atau Laptop yang menggunakan host sistem operasi berbasis Windows, Linux maupun MAC OS, seperti berikut ini :
Windows hosts:
o Windows XP, all service packs (32-bit)
o Windows Server 2003 (32-bit)
o Windows Vista (32-bit and 64-bit).
o Windows Server 2008 (32-bit and 64-bit)
o Windows 7 (32-bit and 64-bit)
Instalasi Sistem Operasi dan Aplikasi
Instalasi Sistem Operasi
TIKKJ071 B7B8
Hal
I-12
57 24 01 BT
Departemen :
Teknologi Informasi
Dibuat oleh:
Yamta
Tanggal :
02.05.2012
Program Keahlian :
Teknik Komputer & Informatika
Bidang Keahlian :
Teknologi Informasi & Komunikasi
Level :
Lanjut
Rev.Tanggal :
20.04.2015
Mac OS X hosts:
o 10.5 (Leopard, 32-bit)
o 10.6 (Snow Leopard, 32-bit and 64-bit)
o 10.7 (Lion, 32-bit and 64-bit
Linux hosts (32-bit and 64-bit).
o Ubuntu 6.06 ("Dapper Drake"), 6.10 ("Edgy Eft"), 7.04 ("Feisty Fawn"), 7.10 ("Gutsy Gibbon"), 8.04 ("Hardy Heron"), 8.10 ("Intrepid Ibex"), 9.04 ("Jaunty Jackalope"), 9.10 ("Karmic Koala"), 10.04 ("Lucid Lynx"), 10.10 ("Maverick Meerkat), 11.04 ("Natty Narwhal").
o Debian GNU/Linux 3.1 ("sarge"), 4.0 ("etch"), 5.0 ("lenny") and 6.0 ("squeeze")
o Oracle Enterprise Linux 4 and 5, Oracle Linux 6
o Redhat Enterprise Linux 4, 5 and 6
o Fedora Core 4 to 15
o Gentoo Linux
o SUSE Linux 9, 10 and 11, openSUSE 10.3, 11.0, 11.1, 11.2, 11.3, 11.4
o Mandriva 2007.1, 2008.0, 2009.1, 2010.0 and 2010.1 Contoh tampilan Gui dari Oracle VirtualBox adalah seperti berikut ini : Gambar 1.10. Tampilan dari Oracle VirtualBox Manager
Instalasi Sistem Operasi dan Aplikasi
Instalasi Sistem Operasi
TIKKJ071 B7B8
Hal
I-13
57 24 01 BT
Departemen :
Teknologi Informasi
Dibuat oleh:
Yamta
Tanggal :
02.05.2012
Program Keahlian :
Teknik Komputer & Informatika
Bidang Keahlian :
Teknologi Informasi & Komunikasi
Level :
Lanjut
Rev.Tanggal :
20.04.2015 Jenis software yang dikeluarkan oleh Microsoft untuk keperluan virtualisasi adalah Virtual PC. Bulan Juli tahun 2006 Microsoft merelease versi untuk Windows dengan fersi bebas (free). Contoh tampilan dari Microsoft Virtual PC 2007 seperti pada gambar berikut ini. Gambar 1.11. Tampilan dari Microsoft Virtual PC 2007
1.4. Menjelaskan langkah-langkah Instalasi Sistem Operasi Berbasis Grafical
User Interface (GUI) Untuk instalasi sistem Operasi Berbasis GUI ini akan digunakan salah satu free
Operating System yang disebut dengan Debian. Debian merupakan sistem operasi yang bersifat free / bebas dana dapat diinstall dalam computer atau laptop. Debian menggunakan kernel Linux (the core of an operating system), tetapi beberapa tools basic beracal dari GNU project, yang disebut dengan GNU/Linux. Sebelum melakukan proses instalasi, harus diperhatikan beberapa kebutuhan minimum hardware yang dimiliki. Rekomendasi minimal untuk sistem Desktop menurut informasi dari http://www.debian.org/releases/stable/i386/ch03s04.html.en#id585154,
Instalasi Sistem Operasi dan Aplikasi
Instalasi Sistem Operasi
TIKKJ071 B7B8
Hal
I-14
57 24 01 BT
Departemen :
Teknologi Informasi
Dibuat oleh:
Yamta
Tanggal :
02.05.2012
Program Keahlian :
Teknik Komputer & Informatika
Bidang Keahlian :
Teknologi Informasi & Komunikasi
Level :
Lanjut
Rev.Tanggal :
20.04.2015 adalah Pentium 4, 1 GHz. Untuk spesifikasi kebutuhan minimal lainnya seperti pada Tabel 1.1 berikut ini. Tabel 1.1. Rekomendasi Kebutuhan Minimal
Tipe Instalasi Minimal RAM Rekomendasi RAM Hard Drive No Desktop 64 MB 256 MB 1 GB With Desktop 128 MB 512 MB 5 GB Untuk kebutuhan space hard drive yang dibutuhkan, maka akan tergantung dengan berapa jumlah fasilitas / paket yang akan diinstallasi, seperti ditunjukkan pada table berikut ini. Tabel 1.2. Kebutuhan Space Hard Drive [5]
Task Installed size
(MB)
Download size
(MB)
Space needed to
install (MB) Desktop environment
GNOME (default) 2567 954 3521
KDE 2159 860 3019
Xfce 1672 637 2309
LXDE 1452 566 2018 Web server 55 17 72 Print server 196 63 259 DNS server 4 1 5 File server 126 42 168 Mail server 64 23 87 SQL database 49 10 59 SSH Server 1 1 2
Instalasi Sistem Operasi dan Aplikasi
Instalasi Sistem Operasi
TIKKJ071 B7B8
Hal
I-15
57 24 01 BT
Departemen :
Teknologi Informasi
Dibuat oleh:
Yamta
Tanggal :
02.05.2012
Program Keahlian :
Teknik Komputer & Informatika
Bidang Keahlian :
Teknologi Informasi & Komunikasi
Level :
Lanjut
Rev.Tanggal :
20.04.2015 Langkah-langkah untuk melakukan instalasi Linux Debian dengan menggunakan VMWare adalah sebagai berikut : 1. Mendownload dan Menginstall VMWare, dengan langkah-langkah sebagai berikut : 1.1. Mendownload VMWare pada alamat https://my.vmware.com/web/vmware/
info/slug/desktop_end_user_computing/vmware_player/4_0, atau dengan tampilan web seperti berikut ini : Gambar 1.12. Halaman tampilan download VMWare 1.2. Mendownload salah satu software yang diinginkan. Pada tampilan di atas, VMWare Player yang tersedia adalah versi terbaru (4.0.3 release time 2012-05- 03) sedangkan yang digunakan dalam pelatihan ini adalah versi 3.1.5 dengan pertimbangan stabilitas dan ringan dalam operasinya sehingga tidak terlalu banyak membebani kinerja dari processor dan RAM. Saudara juga dapat mengupgrade dari versi 3.1.5 ke versi terbarunya.
Instalasi Sistem Operasi dan Aplikasi
Instalasi Sistem Operasi
TIKKJ071 B7B8
Hal
I-16
57 24 01 BT
Departemen :
Teknologi Informasi
Dibuat oleh:
Yamta
Tanggal :
02.05.2012
Program Keahlian :
Teknik Komputer & Informatika
Bidang Keahlian :
Teknologi Informasi & Komunikasi
Level :
Lanjut
Rev.Tanggal :
20.04.2015 1.3. Melakukan Instalasi dengan cara double klik pada software VMWare yang baru saja didownload, sehingga akan muncul gambar seperti berikut ini, kemudian pilih button Yes. Gambar 1.13. Halaman tampilan download VMWare 1.4. Saudara akan mendapatkan menu Loading seperti gambar berikut ini. Gambar 1.14. Halaman proses loading dari VMWare
Instalasi Sistem Operasi dan Aplikasi
Instalasi Sistem Operasi
TIKKJ071 B7B8
Hal
I-17
57 24 01 BT
Departemen :
Teknologi Informasi
Dibuat oleh:
Yamta
Tanggal :
02.05.2012
Program Keahlian :
Teknik Komputer & Informatika
Bidang Keahlian :
Teknologi Informasi & Komunikasi
Level :
Lanjut
Rev.Tanggal :
20.04.2015 1.5. Halaman instalasi Wizard dari VMWare, kemudian tekan button Next. Gambar 1.15. Halaman tampilan Instalation Wizard VMWare 1.6. Pemilihan folder tempat VMWare diinstall. Defaultnya berada pada drive C:\Program Files\VMWare\VMWare Player, dan saudara dapat mengubahnya jika diperlukan. Langkah selanjutnya adalah pilih Next. Gambar 1.16. Halaman tampilan pemilihan folder VMWare
Instalasi Sistem Operasi dan Aplikasi
Instalasi Sistem Operasi
TIKKJ071 B7B8
Hal
I-18
57 24 01 BT
Departemen :
Teknologi Informasi
Dibuat oleh:
Yamta
Tanggal :
02.05.2012
Program Keahlian :
Teknik Komputer & Informatika
Bidang Keahlian :
Teknologi Informasi & Komunikasi
Level :
Lanjut
Rev.Tanggal :
20.04.2015 1.7. Pemilihan untuk Update Software. Berilah tanda centang ketika ingin mengecek software Update setiap computer di-on-kan. Gambar 1.17. Halaman tampilan download VMWare 1.8. Pemilihan tentang Improve VMWare Player. Berilah tanda centang apabila saudara ingin mengimprove VMWare Player. Pilihlah button Next untuk lengkah selanjutnya. Gambar 1.18. Halaman tampilan improve VMWare
Instalasi Sistem Operasi dan Aplikasi
Instalasi Sistem Operasi
TIKKJ071 B7B8
Hal
I-19
57 24 01 BT
Departemen :
Teknologi Informasi
Dibuat oleh:
Yamta
Tanggal :
02.05.2012
Program Keahlian :
Teknik Komputer & Informatika
Bidang Keahlian :
Teknologi Informasi & Komunikasi
Level :
Lanjut
Rev.Tanggal :
20.04.2015 1.9. Memilih shortcut untuk VMWare dengan pilihan Desktop, Start Menu dan Quick Launch toolbar. Gambar 1.1 9. Halaman pemilihan penempatan Shortcut 1.10. Pemilihan proses instalasi selanjutnya. Gambar 1.20. Halaman tampilan untuk memulai proses instalasi
Instalasi Sistem Operasi dan Aplikasi
Instalasi Sistem Operasi
TIKKJ071 B7B8
Hal
I-20
57 24 01 BT
Departemen :
Teknologi Informasi
Dibuat oleh:
Yamta
Tanggal :
02.05.2012
Program Keahlian :
Teknik Komputer & Informatika
Bidang Keahlian :
Teknologi Informasi & Komunikasi
Level :
Lanjut
Rev.Tanggal :
20.04.2015 1.11. Instalasi paket-paket pada sistem Gambar 1.21 . Halaman tampilan instalasi paket pada sistem 1.12. Informasi instalasi telah selesai dilaksanakan serta ada dua pilihan untuk restart sekarang atau nanti. Gambar 1.22. Halaman tampilan selesai proses instalasi VMWare
Instalasi Sistem Operasi dan Aplikasi
Instalasi Sistem Operasi
TIKKJ071 B7B8
Hal
I-21
57 24 01 BT
Departemen :
Teknologi Informasi
Dibuat oleh:
Yamta
Tanggal :
02.05.2012
Program Keahlian :
Teknik Komputer & Informatika
Bidang Keahlian :
Teknologi Informasi & Komunikasi
Level :
Lanjut
Rev.Tanggal :
20.04.2015 1.13. Menjalankan VMWare pertama kali dan dimintai konfirmasi untuk menerima
license agreement atau tidak menerima license agreement. Gambar 1.23. Halaman tampilan konfirmasi license agreement 2. Mendownload dan Menginstall Debian 6.0.4 Squeeze. 2.1. Mendownload sistem operasi Debian, salah satunya pada alamat
http://www.debian.org/distrib/ 2.2. Apabila menggunakan mesin virtual seperti VMWare, maka jelankan VMWare, kemudian pilih menu Create a New Virtual Machine. 2.3. Mencari dimana lokasi software debian tersebut disimpan. 2.4. Memilih Guest Operating System yan akan diinstal, misalnya Microsoft Windows, Linux, Novel Netware Sun Solaris atau lainnya. Pada tahap ini karena yang kita gunakan Debian, maka pilihlah Debian sebagai Guest Operating Systemnya, sekaligus versi yang digunakan. 2.5. Memberikan nama Virtual Machine-nya, misalkan Debian GUI, kemudian letakkan difolder mana file tersebut akan disimpan. Contoh penyimpanan file tesebut adalah H:\VMWareDebianGUI.
Instalasi Sistem Operasi dan Aplikasi
Instalasi Sistem Operasi
TIKKJ071 B7B8
Hal
I-22
57 24 01 BT
Departemen :
Teknologi Informasi
Dibuat oleh:
Yamta
Tanggal :
02.05.2012
Program Keahlian :
Teknik Komputer & Informatika
Bidang Keahlian :
Teknologi Informasi & Komunikasi
Level :
Lanjut
Rev.Tanggal :
20.04.2015 2.6. Menentukan besarnya kapasitas Herddisk yan akan digunakan untuk menyimpan file Operating System Debian. Pada tahap ini juga diberikan pilihan untuk menyimpan file tersebut apakah dalam single file atau multiple files. 2.7. Mengatur Customize Hardware yang berkaitan dengan pengaturan Besarnya Memory (4 MB 32 GB), Processor, New CD/DVD, Floppy, Network Adapter, USB Controller, Sound Card, Printer dan Display. 2.8. Memilih mode instalasi yang terdiri dari Mode Text, Mode GUI. Pada langkah ini kita memilih Mode GUI. 2.9. Memilih bahasa instalasi yang digunakan, misalnya English. 2.10. Menentukan lokasi di Negara mana kita berada. Kita bias milih di USA, India, SIngapura atau lainnya. Jika kita akan memilih Indonesia, maka kita harus memilih Benua Asia, baru nanti terdapat option Indonesia. 2.11. Menentukan konfigurasi Keyboard yang digunakan. 2.12. Mengisikan Hostname. Hostname terdiri dari satu suku kata yang mengidentifikasikan sistem agar dikenali dalam jaringan computer. 2.13. Menuliskan domain name. Domain name merupakan bagian dari internet address yang benar untuk sebuah host name. Umumnya domain name berakhiran dengan .com, . net, .edu, .or atau .org. 2.14. Memberikan sebuah password untuk root yang diualang sebanyak dua kali. Password yang baik terdiri dari campuran huruf, angka, huruf besar dan karakter khusus dan secara periodik dapat diubah. 2.15. Menambahkan user baru sekaligus password untuk user. Dalam hal ini, password jug adiulang sebanyak dua kali. 2.16. Mengkonfigurasi Jam, yang berdasarkan pada time zone. 2.17. Memilih metode partisi, yang terdiri dari Guided use entire disk, Guided use entire disk and set up LVM, Guided use entire disk and set up encrypted LVM dan metode Manual. Default dari metode partisinya adalah Guided use entire disk. 2.18. Proses menginstalasi base system. 2.19. Melakukan konfigurasi package manager yang terdiri dari scanning CD/DVD dan menggunakan sebuah network mirror.
Instalasi Sistem Operasi dan Aplikasi
Instalasi Sistem Operasi
TIKKJ071 B7B8
Hal
I-23
57 24 01 BT
Departemen :
Teknologi Informasi
Dibuat oleh:
Yamta
Tanggal :
02.05.2012
Program Keahlian :
Teknik Komputer & Informatika
Bidang Keahlian :
Teknologi Informasi & Komunikasi
Level :
Lanjut
Rev.Tanggal :
20.04.2015 2.20. Pemilihan software untuk diinstalasi. Pada pemilihan software ini terdiri dari Graphical desktop environtment, Web Server, Print Server, DNS Server, File Server, Mail Server, SQL Database, SSH Server, Laptop dan Standard system utilities. 2.21. Pemilihan untuk menginstalasi GRUB boot loader kepada Master Boot Record. 2.22. Proses instalasi telah selesai dilaksanakan. Pada tahan ini ditandai dengan tinformasi Finish the installation kemudian beberapa saat akan melakukan reebot ulang, serta akan muncul halaman Utama Debian 6.0.4. Squeeze.
1.5. Soal Latihan 1. Apa yang dimaksud dengan sistem operasi? 2. Jelaskan fungsi dari sistem operasi! 3. Apa perbedaan antara Kernel dengan Sheel? 4. Sebutkan macam-macam distro Linux yang saudara ketahui! 5. Metode Instalasi pada sistem operasi dibedakan menjadi 4 macam, yaitu Clean
Install, Upgrade, Multi Boot dan Virtualization. Jelaskan pengertian dari masingmasing metode serta apa kelebihan dan kelemahan dari masing-masing metode tersebut? 6. Sebutkan spesifikasi minimum hardware agar dapat diinstal sistem operasi linux debian 6.0.4 Squeeze! 7. Jelaskan langkah-langkah untuk menginstalasi Linux Debian 6.0.4. Squeeze mode GUI!
1.6. Referensi [1] CCNA Discovery1 Chapter 2 : Operating System [2] http://de.wikipedia.org/wiki/Betriebssystem [3] http://www.debian.org/ [4] http://www.debian.org/releases/stable/installmanual [5] http://www.debian.org/releases/stable/i386/apds02.html.en